Jakarta- Beredar surat dari pengurus RT di Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, meminta tunjangan hari raya (THR) kepada warga. Camat Cengkareng Ahmad Farih mengatakan surat edaran tersebut kini telah dicabut. Dia menyebut pihak kelurahan telah meminta pengurus RT setempat mencabut surat itu.

“Saat ini sudah dilakukan pembinaan oleh lurah dan mencabut surat edaran tersebut. (Respons pengurus RT) siap mencabut hari ini juga,” katanya.

Diketahui, surat itu sebelumnya beredar di media sosial. Menurutnya, secara kepatutan, hal itu tidak patut dilakukan oleh pengurus RT maupun pengurus RW di tengah masyarakat yang masih menghadapi kesulitan.

“Iya, saya juga baru dapat info. Hal itu tentu tidak ada aturan yang membolehkan dan tidak ada pula aturan yang melarang,” kata Ahmad saat dihubungi, Kamis (6/4).

">

Di dalam surat tertulis bahwa penarikan dimulai sejak 2 April. Menurut Ahmad, belum ada warga yang sempat memberikan uang kepada pengurus RT.

“Tampaknya sih belum,” kata Ahmad.

Berdasarkan surat yang tersebar di media sosial, THR disebut akan diberikan kepada pengurus RT, petugas keamanan, petugas kebersihan, anggota Dawis, hingga ZiS kelurahan.

Besaran THR yang diminta mulai Rp60 ribu untuk rumah tinggal hingga Rp300 ribu untuk home industry.

Temukan juga kami di Google News.