Tvkoma.id, JAKARTA – Ada yang menarik dari Timnas Voli Indoor Putra Indonesia yang meraih emas SEA Games 2023 Kamboja. Ternyata, Timnas Voli Indonesia banyak beranggotakan polisi.

Dikutip dari Humas Polri, ada tujuh anggota Polri yang menjadi pemain inti Timnas Voli Indonesia di SEA Games 2023, mereka adalah personel Ditlantas Polda Jawa Timur, Iptu Nizar Zulfikar, Briptu Rivan Nurmulki, Bripda Yuda Mardiansyah Putra, Bripda Yuda Mardiansyah Putra, dan Bripda Henry Ade Novian.

Sementara seorang lagi Bripda Fahreza Rakha Abhinaya bertugas di Polrestabes Surabaya dan Bripda Agil Angga Anggara berdinas di Polres Tanjung Perak.

Seperti diketahui, Timnas Voli Putra Indonesia meraih emas usai menang atas tuan Kamboja dengan skor 3-0 tanpa balas. Ini menjadi gelar juara SEA Games 3 kali berturut-turut pada tahun 2019 di Filipina, tahun 2021 di Vietnam, dan tahun 2023 di Kamboja.

">

Setelah memastikan diri sebagai raja bola voli putra Asia Tenggara, Timnas Voli Indonesia bersiap untuk beberapa kejuaraan internasional. Jadwal terdekat adalah Asian Games di Hangzhou, China, September mendatang. Namun, sebelum itu akan ada sejumlah pertandingan uji coba internasional guna menambahkan jam terbang.

“Setelah ini kita akan bersiap menghadapi event berikutnya, Asian Games. Yang jelas kami memiliki tim yang kuat dan sudah siap bersaing di pentas internasional,” kata pelatih timnas voli putra Indonesia, Jeff Jiang Jie usai pertandingan.

Pelatih yang dua kali membawa timnas voli Indonesia meraih emas SEA Games ini dengan kemampuan pemain yang ada bisa bersaing di level yang lebih tinggi. Apalagi sejumlah pemain muda mulai muncul dan bahkan mampu menggeser pemain senior.

Pada SEA Games Kamboja sejumlah pemain muda tampil apik. Sebut saja Fahri Septian, Hendra Kurniawan hingga Boy Arnez. Bahkan khusus Fahri dan Hendra, pelatih Jeff Jiang Jie memilihnya menjadi pilihan utama dalam sejumlah pertandingan.

Fahri Septian yang merupakan pemain terbaik Proliga 2022/2023 bahkan menjadi salah satu pemain yang paling disorot dalam pagelaran kejuaraan multi event dua tahunan itu.

Selain memiliki kemampuan yang mumpuni, pemain asal Bantul Yogyakarta itu juga mempunyai paras yang keren sehingga banyak pendukung yang selalu mengejarnya usai laga. Tidak hanya dari suporter Indonesia, suporter Kamboja juga tidak ketinggalan meminta foto dengannya.

Dengan predikat sebagai predikat jawara Asia Tenggara, timnas voli Indonesia diharapkan tidak cepat berpuas diri demi mencapai prestasi yang lebih tinggi. Apalagi sejumlah pemain seperti Rivan Nurmulki, Hernanda Zulfi dan Doni Haryono sudah bisa bersaing di klub asing Asia.

Sementara itu, Rivan Nurmulki mengajak para pemain voli Indonesia untuk mencoba bermain di luar negeri jika ada kesempatan, karena menurutnya banyak hal positif yang bisa didapat dari bermain di negara lain. Rivan memang pernah berkarier di klub Jepang VC Nagano Tridents.

“(Menjadi) lebih ngerti voli lah, lebih ngerti voli modern. Di luar (negeri) perkembangannya lebih maju dibanding di kita. Lebih punya sistem lah,” kata Rivan saat ditemui setelah acara penyambutan atlet SEA Games di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu malam.

Meski telah mampu mempertahankan medali emas SEA Games, Rivan meyakini bahwa model pelatihan nasional (Pelatnas) jangka pendek dapat membuat prestasi voli Indonesia terkejar negara-negara lain.

“Sejauh ini kan timnas ini persiapan mepet terus ya, satu bulan paling. Kalau terus-terusan gitu kayaknya bisa kesalip negara lain, karena negara-negara lain persiapannya pada panjang. Satu tahun, dua tahun. Kita ketolong liga saja yang lebih bagus,” kata pria kelahiran Jambi itu.

Temukan juga kami di Google News.