Tvkoma.id – Anas Urbaningrum terjerat kasus korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang 2010-2012. Ia disebut-sebut sebagai korban kriminalisasi dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) semasa dirinya masih berkuasa menjadi Presiden RI kala itu.

Namun, kini mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu telah bebas dari Lapas Suka Miskin, Bandung pada Selasa (11/4/2023).

Pengamat politik Ujang Komarudin tak mengamini apakah Anas akan melakukan balas dendam kepada SBY atas hal yang telah ia jalani. Namun, bisa saja Anas melakukan hal tersebut.

“Apakah Anas akan melakukan balas dendam atau tidak, kita lihat saja, bisa iya bisa tidak,” kata Ujang seperti yang dilansir dari Pojoksatu.id Jakarta, Selasa (11/4/2023).

">

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu belum bisa menganalisa apakah mantan anggota DPR RI itu melakukan balas dendam kepada gerbong SBY setelah bebas dari penjara.

“Kita belum bisa menganalisa itu,” ujar Ujang.

Sebagai informasi, Anas Urbaningrum resmi keluar dari Lapas Sukamiskin Bandung, pada hari ini Selasa (11/4/2023) sekitar pukul 13.45 wib. Ia disambut ribuan pendukungnya di luar lapas Sukamiskin Bandung.

Saat berada di depan gerbang Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum lalu memberikan sambutan singkat dihadapan ribuan pendukungnya.

“Saya berterima kasih kepada kepala sekolah saya pak Kalapas Sukamiskin, dan juga pak Kadivpas Kanwil yang juga bekas kepala sekolah saya, saya berterima kasih atas arahan dan bimbingan nya selama hampir 9 tahun 3 bulan, ” ucapnya.

Anas lalu menyapa sahabatnya, yakni Saan Mustopa dan I Gede Pasek yang hadir menyambut dirinya.

“Terima kasih Sahabat saya kang Saan dan mas Gede Pasek yang hadir langsung, ” jelasnya.

Pidato Anas Urbaningrum disambut teriakan yel yel HMI oleh aktivis HMI yang hadir ke Lapas Sukamiskin. Usai dari Lapas Sukamiskin, Anas melakukan pertemuan di RM Ponyo Cinunuk Kabupaten Bandung bersama pengurus HMI.

Temukan juga kami di Google News.