Tvkoma.id – Sepekan terakhir viral foto sejumlah siswi berkerudung berpose menenteng senjara laras panjang.

Foto tersebut diketahui diunggah oleh akun Instagram milik @islah_bahrawi. Hal itu sontak menuai beragam komentar dari warganet yang merasa resah.

Diketahui, foto viral itu merupakan kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di Madrasah Aliyah Ponpes Tahfidz Baitul Qur’an Al Jahra, Magetan, Jatim.

Pihak sekolah pun langsung tanggap dan mengklarifikasi beredarnya foto tersebut.

">

Diketahui, foto itu merupakan promosi kegiatan ekstrakurikuler baru dalam giat MPLS. Pihak sekolah pun minta maaf atas foto yang diunggah oleh akun Instagram @islah_bahrawi.

Pengurus Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra di Magetan, Jawa Timur, meminta maaf atas viralnya foto santriwati menenteng airsoft gun.

“Kami Ingin menyampaikan permohonan maaf terkait foto viral kegiatan yang kami laksanakan dalam beberapa hari. Memang itu foto benar adanya terjadi di tempat kami,” ujar Ketua Harian Yayasan Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan Isgianto, Minggu (30/7) seperti dikutip dari detikJatim.

Isgianto mengakui pihak ponpes berencana menjadikan aktivitas menembak dengan airsoft gun itu menjadi ekstrakurikuler.

Kegiatan itu disimulasikan saat masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) kepada santriwati baru.

Namun pihaknya mengaku khilaf tidak melakukan konsultasi lebih dulu dengan pihak kepolisian.

Mereka mengaku meyakini menerima tawaran dari pihak ketiga dalam hal ini PT Airsoft Pelajar Indonesia mengingat proposal mereka memuat kegiatan di lembaga pendidikan lainnya.

“Kalau rencana begitu (awalnya), tapi melihat situasi dan kondisi kami batalkan. Kami juga mengaku khilaf tidak konsultasi dulu dengan kepolisian atas tawaran dari pihak ketiga PT Airsoft Pelajar Indonesia asal Solo. Kami sudah batalkan kegiatan ekstrakurikuler itu untuk ke depannya,” kata Isgianto.

Pembatalan ekstrakurikuler itu, kata Isgianto, selain karena viral juga atas saran dari Polres Magetan. Pascaviral itu Polres Magetan langsung mendatangi Ponpes Baitul Qur’an Al Jahra Magetan untuk melakukan klarifikasi.

“Juga atas saran dari pihak berwajib (Polres Magetan) suruh tidak melakukan kegiatan ekstrakurikuler menembak,” tandas Isgianto.

 

Temukan juga kami di Google News.