Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H.

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan melibatkan berbagai elemen mahasiswa, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Cipayung Plus, serta organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP).

Acara utama berlangsung di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, dengan kehadiran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menjalin hubungan baik dengan masyarakat, terutama generasi muda.

">

“Hari ini kita mendapat kesempatan untuk bersama sama berkumpul dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan,” kata Jenderal Sigit di lokasi.

“Hari ini secara serentak kita akan melaksanakan kegiatan bakti sosial bersama gabungan TNI-Polri seluruh OKP dan rekan-rekan BEM,” ujar Kapolri dalam sambutannya.

Kegiatan ini diawali dengan registrasi peserta dan penyambutan Kapolri beserta rombongan. Setelah itu, acara resmi dibuka oleh MC Freya Winny dan Makarim Pramudita, mahasiswa dari UIN Jakarta.

Berbagai elemen mahasiswa turut terlibat dalam seremonial, termasuk Koordinator Pusat BEM Nusantara Arya Dewi Saputra yang memimpin lagu Indonesia Raya dan Koordinator Pusat BEM Pesantren M. Naqib Abdullah yang membacakan doa.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis oleh Kapolri kepada 10 perwakilan OKP dan mahasiswa, di antaranya Muksin Mahu (BEM Nusantara), Yogi Saputra Alidrus (BEM PTMAI), dan Bagas Kurniawan (PB HMI).

Total sebanyak 161.411 paket sembako dibagikan, dengan rincian 17.250 paket di Mabes Polri dan 144.161 paket di Polda jajaran. Paket sembako ini berisi beras, minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, serta bahan pokok lainnya.

Kegiatan ini melibatkan 450 mahasiswa di Mabes Polri serta 5.323 mahasiswa di berbagai Polda di Indonesia. Beberapa daerah dengan partisipasi mahasiswa tertinggi di antaranya Polda Jawa Tengah (560 mahasiswa), Polda Jambi (455 mahasiswa), dan Polda Sumatera Selatan (325 mahasiswa).

Melalui kegiatan ini, Polri menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan positif dengan masyarakat, terutama generasi muda. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat citra Polri di tengah berbagai tantangan yang dihadapi institusi tersebut.

Kegiatan Baksos Polri Presisi 2025 bisa menjadi contoh nyata sinergi antara aparat keamanan dan generasi muda dalam menghadapi isu sosial. Dengan menggandeng elemen mahasiswa dan OKP, Polri berhasil membangun citra sebagai institusi yang peduli terhadap masyarakat.

Temukan juga kami di Google News.